Jakarta – Lonjakan kematian COVID-19 terus terjadi. Alhasil, Pemprov DKI Jakarta menjadikan truk sebagai pengganti ambulans untuk mengangkut jenazah pasien COVID-19.
Kepala Badan Perngelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, truk tersebut mampu membawa delapan jenazah.
Baca juga: Ramai Foto Jenazah COVID-19 Dibawa Pakai Truk, Wagub DKI: Tidak Mungkin
“Akan diangkut dengan truk, karena ambulans sudah tidak mungkin. Satu truk.delapan peti dan hanya tersedia di Rorotan saja,” kata Edi.
Menurutnya, sampai dengan Rabu sore pukul 18.00 sudah 146 orang yang meninggal dunia. Gelombang satu tahun lalu tertinggi 75 orang. “Tahun sekarang baru 6 jam sudah 146 orang, Dinas Pemakaman sudah lelah mengubur, cape semuanya,” katanya.
Baca juga: Ramai Foto Jenazah COVID-19 Dibawa Pakai Truk, Wagub DKI: Tidak Mungkin
Dia menambahkan, saat ini anggaran belanja tidak terduga (BTT) DKI Jakarta tahun 2021 tersisa Rp 186 miliar. Anggaran itu digunakan salah satunya untuk membeli peti bagi pasien COVID-19 yang meninggal.
“Uang tinggal Rp 186 miliar. Ini dari Rp 2,133 triliun dikurangi Rp 1,946 triliun, tinggal Rp 186 miliar. Sudah terpakai buat apa saja? Dari Rp 186 miliar, sudah digunakan nih untuk peti jenazah,” jelasnya. (dut)















