• Blog
  • Contacts Us
  • Home
    • Home
  • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Instagram
  • My Bookmarks
  • Redaksi
  • Sample Page
INDOPOSOnline
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
INDOPOSOnline
No Result
View All Result
Home news World

Trump Isyaratkan Tekanan ke Iran, Dorong Aksi Massa Ambil Alih Institusi Negara

redaksi - by redaksi -
14 Januari 2026 11:41
in Headline, World
0
Trump Isyaratkan Tekanan ke Iran, Dorong Aksi Massa Ambil Alih Institusi Negara

President of the United States, Donald Trump /Hu Yousong/ Sumber Artikel berjudul " Presiden Amerika Serikat Donald Trump Rencana Akan Dimakzulkan Oleh Anggota Kongres AS Al Green ", selengkapnya dengan link: https://seputarcibubur.pikiran-rakyat.com/internasional/pr-1789217524/presiden-amerika-serikat-donald-trump-rencana-akan-dimakzulkan-oleh-anggota-kongres-as-al-green

Share on FacebookShare on Twitter

Dunia – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan keras terkait situasi di Iran. Trump secara terbuka mendorong para demonstran di Iran untuk merebut kendali lembaga-lembaga pemerintahan dan menyatakan Amerika Serikat siap memberikan dukungan serta menjatuhkan konsekuensi berat kepada pejabat Iran yang dianggap melakukan pelanggaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam pidatonya di Detroit Economic Club, Selasa 13 Januari 2026 waktu setempat, yang juga diunggah melalui akun Truth Social miliknya. Dalam kesempatan itu, Trump menyatakan dukungan terhadap gerakan protes yang tengah berlangsung di Iran.

Baca juga: Bantuan Mesir Mulai Masuk Gaza

Ia meminta masyarakat Iran untuk terus melakukan aksi dan mencatat pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas tindakan represif. Trump menegaskan bahwa para pelaku akan dimintai pertanggungjawaban dan menghadapi harga yang mahal atas perbuatannya.

Gelombang demonstrasi di Iran dipicu oleh merosotnya nilai mata uang nasional sejak akhir Desember lalu. Hingga kini, data korban jiwa masih menjadi perdebatan. Sejumlah media Barat dan kelompok aktivis mengklaim jumlah korban mencapai ribuan orang, sementara laporan resmi pemerintah Iran menyebutkan angka ratusan. Trump menyatakan pemerintah AS masih melakukan verifikasi sebelum menentukan langkah lanjutan.

Baca juga: Puluhan Ruas Jalan di Jakarta Tergenang, 57 RT Terdampak

Saat ditanya mengenai bentuk bantuan yang dijanjikan, Trump mengindikasikan tekanan ekonomi sebagai salah satu opsi utama. Ia menyebut kemungkinan penerapan tarif dan sanksi tambahan terhadap negara-negara yang tetap menjalin kerja sama bisnis dengan Iran.

Dalam wawancara dengan CBS News, Trump juga tidak menutup peluang penggunaan kekuatan militer. Ia merujuk pada kebijakan luar negeri yang pernah diambil AS, termasuk operasi di Venezuela serta tindakan militer terhadap pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dan Jenderal Iran Qasem Soleimani.

Trump menegaskan bahwa tujuan akhir dari kebijakan tersebut adalah kemenangan bagi Amerika Serikat.

Pemerintah Iran menanggapi keras pernyataan tersebut dengan menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang berada di balik kerusuhan. Teheran menyebut kondisi saat ini sebagai bentuk perang terorisme yang didukung kekuatan asing. Iran juga memperingatkan akan menyerang pasukan AS di Timur Tengah apabila terjadi intervensi langsung.

Sementara itu, Rusia sebagai sekutu Iran turut mengecam pernyataan Trump. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menilai Barat tengah berupaya mengguncang stabilitas Iran melalui skenario revolusi warna dengan memanfaatkan krisis ekonomi yang dipicu oleh sanksi Amerika Serikat.

Menyusul meningkatnya eskalasi, Departemen Luar Negeri AS telah mengeluarkan peringatan tingkat tinggi bagi warganya di Iran agar segera meninggalkan negara tersebut. Langkah serupa juga dilakukan oleh sejumlah negara lain seperti Kanada, Australia, Jerman, dan Prancis dengan alasan risiko penahanan sewenang-wenang serta potensi konflik yang dapat meningkat secara tiba-tiba. (put)

Previous Post

Plt Bupati dan Sekda Bekasi Beda Pandangan Soal Kekosongan Jabatan

redaksi -

redaksi -

Related Posts

Plt Bupati dan Sekda Bekasi Beda Pandangan Soal Kekosongan Jabatan
Megapolitan

Plt Bupati dan Sekda Bekasi Beda Pandangan Soal Kekosongan Jabatan

13 Januari 2026 11:35
Empat Sungai Meluap, Cirebon Dikepung Banjir
Megapolitan

Puluhan Ruas Jalan di Jakarta Tergenang, 57 RT Terdampak

13 Januari 2026 10:02
Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Kota Bekasi, Senin 12 Januari 2026
Megapolitan

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Kota Bekasi, Senin 12 Januari 2026

12 Januari 2026 09:33
GP Ansor Siap Perkuat Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK
Nasional

Kepala Pajak Jakarta Utara Terjaring OTT KPK

11 Januari 2026 12:06
Penyidik KPK Ditetapkan Menjadi Tersangka
Megapolitan

OTT Bupati Bekasi, KPK Minta Dewan Penuhi Panggilan

9 Januari 2026 11:23
Megapolitan

Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa

5 Januari 2026 20:09

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Baru Buka di Pondok Indah Mall 1, Main Asik di Kidzlandia Yuk!

11 Februari 2023 13:30

Pameran Indonesia Asean Stationery & Gift Expo Siap Digelar di Jiexpo

5 September 2024 00:00

Pemilu 2024, Novel Siap Menangkan Partai Golkar

17 Januari 2023 16:19

Dua Parfum Baru dari Braven, Bikin Pria Makin Percaya Diri

16 Juli 2024 17:40
Trump Isyaratkan Tekanan ke Iran, Dorong Aksi Massa Ambil Alih Institusi Negara

Trump Isyaratkan Tekanan ke Iran, Dorong Aksi Massa Ambil Alih Institusi Negara

0
Istri Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Bandung

Istri Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Bandung

0
23 Orang Terduga Teroris Diamankan Terkait Bom Makassar

Penyidikan di Tingkat Polsek Dihentikan, Begini Kata Mabes Polri

0
Akankah Kurikulum Agama di Kampus Diubah, Begini Penjelasan PBNU

Akankah Kurikulum Agama di Kampus Diubah, Begini Penjelasan PBNU

0
Trump Isyaratkan Tekanan ke Iran, Dorong Aksi Massa Ambil Alih Institusi Negara

Trump Isyaratkan Tekanan ke Iran, Dorong Aksi Massa Ambil Alih Institusi Negara

14 Januari 2026 11:41
Plt Bupati dan Sekda Bekasi Beda Pandangan Soal Kekosongan Jabatan

Plt Bupati dan Sekda Bekasi Beda Pandangan Soal Kekosongan Jabatan

13 Januari 2026 11:35
Empat Sungai Meluap, Cirebon Dikepung Banjir

Puluhan Ruas Jalan di Jakarta Tergenang, 57 RT Terdampak

13 Januari 2026 10:02
Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Kota Bekasi, Senin 12 Januari 2026

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Kota Bekasi, Senin 12 Januari 2026

12 Januari 2026 09:33

Beritaa Terkini

Trump Isyaratkan Tekanan ke Iran, Dorong Aksi Massa Ambil Alih Institusi Negara

Trump Isyaratkan Tekanan ke Iran, Dorong Aksi Massa Ambil Alih Institusi Negara

14 Januari 2026 11:41
Plt Bupati dan Sekda Bekasi Beda Pandangan Soal Kekosongan Jabatan

Plt Bupati dan Sekda Bekasi Beda Pandangan Soal Kekosongan Jabatan

13 Januari 2026 11:35
Empat Sungai Meluap, Cirebon Dikepung Banjir

Puluhan Ruas Jalan di Jakarta Tergenang, 57 RT Terdampak

13 Januari 2026 10:02
Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Kota Bekasi, Senin 12 Januari 2026

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Kota Bekasi, Senin 12 Januari 2026

12 Januari 2026 09:33
INDOPOSOnline

Follow Us

  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com

No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com