• Blog
  • Contacts Us
  • Home
    • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • INDOPOS ONLINE
  • Instagram
  • My Bookmarks
  • Redaksi
  • Sample Page
INDOPOS ONLINE
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
INDOPOS ONLINE
No Result
View All Result
Home Ekonomi

YAICI – PP Muslimat NU Lanjutkan Edukasi Gizi Peningkatan Pemahaman Gizi Masyarakat Sidoarjo

redaksi - by redaksi -
6 Maret 2022 19:20
in Ekonomi, Headline
0

FOTO Ist

12
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Sidoarjo – Pemerintah kota Sidoarjo terus berupaya menekan angka stunting dan gizi buruk. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sidoarjo, pada Agustus 2020 angkanya sempat mencapai sekitar 8,24 persen atau 6.207 anak, dari jumlah pengukuran atau penimbangan. Sedangkan di Bulan Pebruari 2021, angka stunting ini turun menjadi 7,9 persen atau 5.239 anak dari 66.353 yang diperiksa. Meski terjadi penurunan prevalensi stunting, namun upaya-upaya pencegahan stunting harus tetap digencarkan.

Mengambil peran dalam upaya pengentasan stunting, Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) bersama PP Muslimat NU melanjutkan edukasi gizi dan pengumpulan fakta konsumsi susu kental manis oleh masyarakat. Di Sidoarjo, kegiatan dilakukan pada Sabtu (6/3). Hadir sebagai narasumber Ketua Bidang Kesehatan PP Muslimat NU Erna Yulia Soefihara, Ketua Harian YAICI Arif Hidayat dan Dr, dr. Wiwik Winarningsih,MARS.

Baca juga: APVI Dukung Pengenaan Cukai Rokok Elektrik

Erna Yulia Soefihara, Ketua Bidang Kesehatan PP Muslimat NU mengatakan, PP Muslimat NU akan terus menyampaikan edukasi mengenai gizi kepada masyarakat terutama kader-kader NU. Sebab, pemahaman mengenai gizi berkaitan langsung dengan kesehatan anak dalam keluarga. ”Mengenai stunting, yang pertama kali terganggu itu adalah otak anak. Begitu anak lahir, otak anak Tidak berkembang sebagaimana mestinya, ini aDalah akibat ketidaktahuan ibu,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia juga menegaskan untuk membatasi konsumsi gula harian. ”Gula adalah media yang paling disenangi sel-sel kanker. Jadi sebaiknya konsumsi makanan minuman tinggi gula ini sebaiknya dihindari. Makanya penderita kanker sebaiknya membatasi konsumsi gula, apalagi susu kental manis, ini sangat disukai oleh sel-sel kanker untuk tumbuh,” tukasnya.

Dr. dr. Wiwik Winarningsih, MARS mengingatkan, edukasi mengenai gizi dan susu kental manis seharusnya tidak hanya menyasar ibu-ibu atau calon ibu. Melainkan, generasi sebelumnya seperti nenek, mbah, eyang juga harus diedukasi. ”Justru yang kendala yang sering dihadapi ibu-ibu saat ini adalah bagaimana memberi pengertian kepada orang tuanya, bahwa pola-pola asupan gizi untuk anak sudah berubah. Kapan waktu MPASi, dan kebiasaan-kebiasaan yang tidak tepat untuk pengasuhan anak,” tukasnya.

Baca juga: Hari Ini, Stadion Patriot Layani Vaksinasi

Lebih lanjut, dr Wiwik mengakui bahwa konsumsi susu kental manis sebagai minuman untuk anak masih lumrah dilakukan oleh masyarakat Sidoarjo. ”Memang masih banyak anak-anak yang mengkonsumsi susu kental manis sebagai minuman susu, makanya ini sangat mengkhawatirkan. Saya juga sekaligus apresiasi kepada YAICI dan kader PP Muslimat NU yang rutin memberikan edukasi untuk masyarakat. Karena masih banyak yang tidak paham sebenarnya,” imbuhnya.

Arif Hidayat, Ketua Harian YAICI dalam kesempatan itu menjelaskan edukasi yang telah dilakukan YAICI bersama PP Muslimat NU. Diantara yang telah dilakukan adalah edukasi dan sosialisasi melalui kader, edukasi langsung ke masyarakat, penelitian hingga penggalian data langsung ke masyarakat yang mengkonsumsi kental manis.

”Persoalan-persoalan yang kami temukan di lapangan itu beragam. Ada yang orang tua memang tidak tahu mengenai kandungan susu kental manis, atau bahkan ada yang sudah tahu tapi masih memberikan susu kental manis untuk anaknya. Alasannya juga macam-macam, ada yang karena lebih murah atau anaknya lebih suka,” katanya.

Lebih lanjut, PP Muslimat NU dan YAICI berkomitmen akan terus melaksanakan edukasi tentang gizi dan cara yang tepat mengkonsumsi kental manis. ”Kita tidak bisa hanya menunggu pemerintah dan produsen yang melakukan sosialisasi. Saat ini kami didukung oleh mitra seperti PP Muslimat NU, maka kita akan lanjutkan edukasi kepada masyarakat,” pungkas Arif. (any)

 

Tags: indoposindoposonlineYaici
Previous Post

APVI Dukung Pengenaan Cukai Rokok Elektrik

Next Post

Tunaiku Bantu Masyarakat di Masa Pandemi Melalui Kampanye #SemuaBisalebih

redaksi -

redaksi -

Related Posts

Ribuan Warga Tamansari Kehilangan Tempat Tinggal
Megapolitan

Rumah Ludes Terbakar, Lansia Tewas Terpanggang

15 April 2026 19:48
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Bekasi 13 April, Berawan hingga Sore Berpotensi Hujan

13 April 2026 09:41
Megapolitan

Wanita di Bekasi Ditemukan Tewas, Lehernya Digorok

10 April 2026 10:01
Alarm BMKG, Waspada Hujan Lebat Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Bekasi 9 April, Berawan dan Berpotensi Hujan

9 April 2026 09:46
Besok RS Darurat di Bekasi Diprediksi Dipenuhi Pasien COVID-19
Megapolitan

Gara-gara BPJS Nonaktif, Karyawan RSUD Bekasi Tak Bisa Akses

8 April 2026 09:45
Megapolitan

Kebijakan Aturan WFH ASN di Bekasi Berubah-ubah

6 April 2026 20:32
Next Post

Tunaiku Bantu Masyarakat di Masa Pandemi Melalui Kampanye #SemuaBisalebih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Baru Buka di Pondok Indah Mall 1, Main Asik di Kidzlandia Yuk!

11 Februari 2023 13:30

Pameran Indonesia Asean Stationery & Gift Expo Siap Digelar di Jiexpo

5 September 2024 00:00

Dua Parfum Baru dari Braven, Bikin Pria Makin Percaya Diri

16 Juli 2024 17:40

Pemilu 2024, Novel Siap Menangkan Partai Golkar

17 Januari 2023 16:19
Ribuan Warga Tamansari Kehilangan Tempat Tinggal

Rumah Ludes Terbakar, Lansia Tewas Terpanggang

0
Istri Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Bandung

Istri Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Bandung

0
23 Orang Terduga Teroris Diamankan Terkait Bom Makassar

Penyidikan di Tingkat Polsek Dihentikan, Begini Kata Mabes Polri

0
Akankah Kurikulum Agama di Kampus Diubah, Begini Penjelasan PBNU

Akankah Kurikulum Agama di Kampus Diubah, Begini Penjelasan PBNU

0
Ribuan Warga Tamansari Kehilangan Tempat Tinggal

Rumah Ludes Terbakar, Lansia Tewas Terpanggang

15 April 2026 19:48
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 13 April, Berawan hingga Sore Berpotensi Hujan

13 April 2026 09:41

Wanita di Bekasi Ditemukan Tewas, Lehernya Digorok

10 April 2026 10:01
Alarm BMKG, Waspada Hujan Lebat Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026

Prakiraan Cuaca Bekasi 9 April, Berawan dan Berpotensi Hujan

9 April 2026 09:46

Beritaa Terkini

Ribuan Warga Tamansari Kehilangan Tempat Tinggal

Rumah Ludes Terbakar, Lansia Tewas Terpanggang

15 April 2026 19:48
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 13 April, Berawan hingga Sore Berpotensi Hujan

13 April 2026 09:41

Wanita di Bekasi Ditemukan Tewas, Lehernya Digorok

10 April 2026 10:01
Alarm BMKG, Waspada Hujan Lebat Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026

Prakiraan Cuaca Bekasi 9 April, Berawan dan Berpotensi Hujan

9 April 2026 09:46
INDOPOS ONLINE

Follow Us

  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com

No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com