Jakarta-Komitmen LOTTE Group melalui LOTTE Scholarship Foundation untuk membina anak muda berbakat terus berlanjut. Yakni dengan memberikan beasiswa, dukungan kesejahteraan pendidikan dan pembinaan mahasiswa yang unggul dalam perkembangan pendidikan di Korea.
Dimulai dengan support beasiswa kepada 14 orang mahasiswa di Jakarta pada tahun 2010, LOTTE Foundation terus menambah skala support secara konsisten setiap tahunnya. Pada tahun 2023 ini mereka memberikan beasiswa kepada 50 orang mahasiswa berbakat di Indonesia dengan total beasiswa USD45 ribu.
Baca juga: Rayakan Ulang Tahun Ke-2, Makuku Beri Banyak Program Menarik
“Alasan di balik program pemberian beasiswa ini adalah Kami sedang merealisasikan visi dari Founder dan Chairman LOTTE Group Mr. Shin Kyuk-ho, yang selalu menganggap penting keberadaan orang berbakat. Founder Kami memiliki kepercayaan penuh bahwa kemajuan negara bergantung terhadap pendidikan orang berbakat, dan beliau mendirikan Scholarship Foundation pada tahun 1983 dan terus memberikan dukungan sepenuhnya,” ujar Hwang Myeong Hee, LOTTE Foundation Executive di Jakarta, Kamis (25/5/2023).
Kriteria mahasiswa yang dipilih untuk menerima beasiswa diantaranya yaitu mahasiswa yang memiliki kesulitan financial / ekonomi dengan minimal IPK 2,80 dan mahasiswa berprestasi dengan minimal IPK 3,20 dengan periode penerimaan beasiswa maksimal 2 kali dalam 1 Tahun.
Baca juga: Kojima Ajak Masyarakat Rayakan Hari Ibu dengan Program Donasi
Adapun penerima beasiswa tersebut berasal dari 10 Universitas diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Atmajaya, Universitas Islam As Syafiiyah, Universitas Nasional, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang, Universitas Prasetiya Mulya, NHI Pariwisata Bandung, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Bandung dan Universitas Sebelas Maret.
Kim Chang Yong selaku President Director PT. LOTTE Mart Indonesia dan PT. LOTTE Shopping Indonesia mengatakan, program beasiswa ini memberikan kesempatan mahasiswa Indonesia yang berprestasi namun menghadapi kendala ekonomi untuk menempuh pendidikan tinggi yang berkualitas dan menyiapkan generasi pemimpin Indonesia di masa depan.
“Jangan sampai masalah ekonomi menjadi kendala untuk generasi muda memperoleh pendidikan yang baik. Pendidikan dengan standard tinggi merupakan jawaban bagi tantangan persaingan ekonomi global saat ini,” tandasnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Sub Sirektorat Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia, Ahmad Solehan menambahkan bahwa program ini diberikan kepada mahasiswa angkatan baru. “Kita di utamakan mahasiswa kurang mampu dan yang prestasi diatas IPK 3,3,” jelasnya.
Dengan kerja sama yang telah berlangsung selama 13 tahun, Ahmad menyebut sudah ada 85 mahasiswa yang menerima beasiswa ini. Mereka berasal dari beberapa program studi, diantaranya teknis dan juga program studi sastra Korea dan Budaya Korea. “Harapannya komitmen ini bisa terus berlanjut. Serta ada peningkatan yang tidak hanya beasiswa tapi pengembangan skill lain,” pungkasnya. (any)















