BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi memastikan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Bekasi akan segera dimulai. JPO tersebut direncanakan dibangun di sisi selatan stasiun, tepatnya di Jalan Ir H Juanda, Bekasi Selatan.
Rencana pelaksanaan proyek ini mulai terlihat pada Senin, 26 Januari 2026. Sejumlah spanduk pemberitahuan terpasang di sisi kanan dan kiri jalan yang menginformasikan pembangunan JPO dalam waktu dekat.
Baca juga: Gempa Magnitudo 2,7 Bikin Getar Bekasi
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, membenarkan rencana tersebut. Menurutnya, saat ini proyek masih dalam tahap awal sebelum masuk ke pelaksanaan fisik.
“Baru akan dimulai,” ujar Zeno.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah masih melakukan kajian terkait kemungkinan penutupan akses pintu selatan Stasiun Bekasi. Salah satu tahapan yang akan dilakukan adalah analisis lalu lintas dengan menghitung volume kendaraan, baik di sisi selatan maupun utara stasiun.
Baca juga: LPCK Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Kawasan Industri
Selain itu, Dishub juga mempertimbangkan kondisi eksisting di lapangan, termasuk aktivitas parkir kendaraan roda dua dan roda empat yang masih banyak menggunakan bahu jalan.
“Kondisi yang ada sekarang juga harus dihitung, seperti parkir di bahu jalan. Semua itu menjadi bahan kajian untuk menentukan keputusan terbaik,” katanya.
Zeno optimistis, setelah pembangunan JPO rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, arus lalu lintas di sekitar Stasiun Bekasi akan menjadi lebih tertib dan kepadatan kendaraan dapat ditekan.
“Kami meyakini setelah JPO selesai dan berfungsi, kepadatan lalu lintas akan berkurang,” ucapnya. (nay)
















