BEKASI – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi pada Senin 26 Januari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mencatat kekuatan gempa mencapai magnitudo 2,7 dengan pusat gempa berada di daratan.
Hasil analisis BMKG menunjukkan episentrum gempa terletak pada koordinat 6,38 derajat lintang selatan dan 107,17 derajat bujur timur. Titik pusat gempa berada sekitar satu kilometer di sebelah barat daya Kabupaten Bekasi dengan kedalaman hiposentrum sekitar 7 kilometer.
Baca juga: Modifikasi Cuaca Difokuskan di Bekasi
BMKG mengklasifikasikan peristiwa tersebut sebagai gempa bumi kerak dangkal. Gempa jenis ini biasanya menimbulkan getaran yang cukup terasa oleh masyarakat, meskipun kekuatan gempanya relatif kecil.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun adanya korban jiwa akibat gempa tersebut. Kondisi di lapangan masih dalam tahap pemantauan oleh pihak terkait.
Baca juga: Polisi Evakuasi 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua
Menurut BMKG, gempa di wilayah Bekasi dan sekitarnya umumnya dipicu oleh aktivitas sesar lokal yang masih aktif di wilayah Jawa Barat bagian utara. Aktivitas ini berpotensi menimbulkan gempa dengan kedalaman dangkal.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Namun, warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan dengan intensitas ringan.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal. Jika ditemukan kerusakan atau retakan akibat guncangan, warga diimbau menjauh dari bangunan tersebut demi keselamatan.
BMKG menjelaskan, dangkalnya pusat gempa menyebabkan energi getaran langsung dirasakan di permukaan. Kondisi ini membuat gempa bermagnitudo kecil sekalipun dapat dirasakan cukup jelas, terutama di kawasan padat permukiman. (nay)




















