BEKASI – Volume sampah di Kota Bekasi melonjak tajam pasca Lebaran 2026. Dalam lima hari, sejak 19 hingga 23 Maret 2026, total sampah rumah tangga yang terkumpul mencapai 3.677 ton.
Seluruh sampah tersebut rencananya akan dibawa dan diproses di TPA Sumur Batu oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi.
Baca juga: Arus Balik Lebaran Jalur Kalimalang Diprediksi Rabu Malam
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih mengatakan lonjakan volume sampah ini sebenarnya telah diprediksi sejak awal, terutama saat momentum Lebaran.
“Kami sudah prediksi selama Lebaran akan ada peningkatan volume sampah, makanya seluruh petugas kebersihan kami siagakan penuh terutama malam takbiran,” ujarnya.
Baca juga: Dampak Perang Iran, Badan Gizi Bakal Efisiensi
Menurutnya, data 3.677 ton tersebut merupakan hasil pengangkutan yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di seluruh kecamatan di Kota Bekasi.
“Semua sampah yang sudah terangkut akan dibawa ke TPA Sumur Batu untuk diproses,” katanya.
Di lokasi pembuangan akhir, sampah akan melalui proses pemilahan. Material yang masih memiliki nilai ekonomis akan didaur ulang, sementara sisanya akan diproses lebih lanjut sesuai prosedur pengelolaan sampah.
Lonjakan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat peningkatan volume sampah pasca Lebaran kerap terjadi setiap tahun seiring tingginya aktivitas masyarakat. (nay)
















