• Blog
  • Contacts Us
  • Home
    • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • INDOPOS ONLINE
  • Instagram
  • My Bookmarks
  • Redaksi
  • Sample Page
INDOPOS ONLINE
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
INDOPOS ONLINE
No Result
View All Result
Home Nasional

Ini Empat Prediksi Masa Depan Komunikasi Digital di Tahun 2024

redaksi - by redaksi -
16 Januari 2024 20:01
in Headline, Nasional
0
Ini Empat Prediksi Masa Depan Komunikasi Digital di Tahun 2024

FOTO Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Memasuki tahun 2024, tren komunikasi digital semakin dipengaruhi oleh masifnya inovasi teknologi dan pengaruhnya terhadap komunikasi brand dengan pelanggan. Sendbird, platform komunikasi Application Programming Interface (API) pun berusaha memprediksi masa depan komunikasi digital pada tahun 2024.

Seperti yang sudah diketahui, tahun 2023 menjadi momentum kebangkitan dalam ranah interaksi human-to-machine, dengan peluncuran ChatGPT oleh OpenAI yang mendapatkan sambutan luar biasa baik oleh masyarakat sedunia, termasuk di Indonesia. Interaksi human-to-machine menjadi sangat cerdas dan personal, dengan tren penggunaan AI generatif, large language models (LLM), dan chatbot yang kian masif di kalangan pengguna.

Perkembangan ChatGPT yang semakin pesat, membuat teknologi mampu mengikuti cara berkomunikasi manusia dalam skala besar, dalam berbagai bahasa, secara instan. Kini, dunia sedang mengalami pergeseran paradigma teknologi digital terbesar sejak ledakan penemuan internet.

Baca juga: Ini Dia Tips Pengaplikasian Perekat Tile Big Slab

John S. Kim, CEO dan Co-Founder Sendbird membagikan sejumlah prediksi dan tren di tahun 2024 untuk masa depan komunikasi digital. Prediksi dan tren tersebut antara lain:

• Urgensi terhadap moderasi dan etika dalam komunikasi

Memasuki era matriks, kini menjadi semakin sulit untuk mengetahui apakah yang kita baca, dengar, lihat, dan rasakan itu nyata atau tidak. Ketika berselancar di dunia maya, baik menelusuri LinkedIn, menonton YouTube, hingga membaca komentar-komentar pengguna media sosial, menjadi sulit untuk memastikan keaslian dan kenyataan konten-konten tersebut.

Dengan bantuan teknologi, kini membuat akun secara acak, melakukan trolling, menggunakan AI untuk menghasilkan pesan, gambar, atau video palsu, menggunakan bot untuk menciptakan bot baru–menjadi semakin mudah.

Ruang digital kita semakin terinvasi, yang membuat keamanan dan keasliannya semakin diragukan. Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi AI generatif dan chatbot, peningkatan keamanan dan kontrol juga perlu dilakukan. Identifikasi indikator-indikator dalam keamanan konten digital perlu dikembangkan, baik oleh pemerintah atau asosiasi terkait.

Dalam hal ini, pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Komunikasi  dan Informasi (Kemenkominfo) berkomitmen untuk memberikan peluang terhadap pemanfaat teknologi baru seperti AI, melalui pembuatan regulasi dan kebijakan penggunaan AI di Indonesia guna mendukung pemanfaatannya secara optimal. Untuk itu, diperlukan dorongan dari semua pihak untuk memastikan moderasi dan etika dalam era komunikasi digital yang kian tak terbendung perkembangannya.
Kemenkominfo menambahkan, sejak adanya kekhawatiran di kalangan masyarakat tentang perkembangan AI dan evolusinya, pemanfaatan AI harus dilakukan secara inklusif dan bertanggung jawab.

• Pengalaman komunikasi asinkron yang berpusat pada pengguna

Komunikasi asinkron merujuk pada interaksi percakapan non real-time, memungkinkan pengguna mengirimkan pesan balasan secara tertunda, seperti email atau layanan komunikasi customer support yang modern. Dalam media-media tersebut, pengguna dapat berkomunikasi kapan saja tanpa batasan waktu tertentu.

Mereka dapat berdiskusi dan saling menunggu jawaban, tanpa harus menjadwalkan meeting khusus. Model komunikasi ini akan menjadi tren di seluruh lini sistem dan platform aplikasi, terutama mereka yang bersentuhan langsung dengan end-user.

Baca juga: Peringati Hari Ibu, Parenty Donasikan Popok ke 30 Panti Jompo di Jabodetabek

Dalam bisnis, sistem yang demikian sering disebut sebagai ‘Universal user record’, yang diwariskan dari satu sistem ke sistem lainnya. Kemajuan teknologi seperti ini memungkinkan pengguna untuk memulai percakapan di satu perangkat dan melanjutkannya di perangkat lain tanpa kehilangan konteks atau riwayat interaksi sebelumnya.

Sebagai contoh, Sendbird memfasilitasi brand aplikasi pengantaran makanan untuk membangun marketplace mereka sendiri, juga menggunakan Salesforce Service Cloud untuk dukungan pelanggan, Iterable yang memanfaatkan layanan pesan pemasaran, Twilio yang memanfaatkan SMS, dan masih banyak lagi.

• Komunikasi yang dipersonalisasi dengan AI Generatif

Pada 2024, teknologi AI Generatif akan semakin banyak digunakan untuk membuat konten yang disesuaikan untuk konsumen, mulai dari email pesan pemasaran hingga interaksi dukungan pelanggan. Teknologi large language models yang terus berkembang dari waktu ke waktu dapat menganalisis data konsumen dalam jumlah besar untuk menghasilkan respons dan konten yang beresonansi lebih dalam berdasarkan preferensi individu, perilaku waktu nyata, dan interaksi di masa lalu.

Tren ini akan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih relevan dan personal, yang mengarah pada peningkatan keterlibatan, kepuasan, dan loyalitas pelanggan. Lebih lanjut, kondisi ini akan memunculkan tantangan baru bagi bisnis untuk menyeimbangkan kebutuhan personalisasi dengan permasalahan privasi.

• Komunikasi konten multimedia berdurasi pendek telah mendominasi

Munculnya platform seperti TikTok dan Instagram Reels telah mempopulerkan konten multimedia berdurasi pendek, sebuah tren yang diperkirakan akan terus berkembang pada 2024. Bisnis akan beradaptasi dengan tren ini, yang berhasil menggeser keseluruhan perilaku konsumen dan ekspektasi format konten. Survei yang dilakukan oleh Wyzwol 2020 menunjukkan, pengguna berbagi video dengan kecepatan dua kali lipat dari jenis konten lainnya. 84% dari konsumen juga dipengaruhi untuk membeli produk atau layanan setelah menyaksikan video dari brand.

Lebih lanjut, data dari We Are Social per April 2023 menyatakan, jumlah pengguna TikTok di Indonesia (112,98 juta pengguna) menempati jumlah terbanyak kedua di dunia. Ini menunjukkan popularitas dan dominasi platform video pendek semakin menjadi serius.

Dengan format video pendek yang cenderung efektif dalam menangkap perhatian konsumen, bisnis akan mulai berlomba-lomba membuat lebih banyak konten komunikasi berdurasi pendek dan menarik untuk promosi merek via story-telling yang lebih efektif.

Hal ini dapat dilakukan melalui pemasaran viral, melalui iklan, demo produk, testimoni pelanggan, video brand awareness, dan masih banyak lagi. Tidak hanya menambah kebisingan lalu lintas konten media sosial, tren ini juga dapat memberikan peluang bagi brand, termasuk di Indonesia, untuk menciptakan komunikasi yang unik dan mudah diingat oleh pelanggannya.

“Tren-tren di atas sejalan dengan strategi Sendbird pada tahun 2024, yang akan terus berinovasi pada teknologi API komunikasi dalam aplikasi, SDK, dan UIKit. Inovasi teknologi ini didukung di lebih dari 10+ developer platform languages yang memungkinkan brand sepenuhnya menyesuaikan komunikasi pelanggan, memoderasi pengalaman pengguna dengan aman, dan dengan cepat menyematkan model AI generatif publik atau pribadi,” kata Kim. (any)

Tags: indoposindoposonlineKomunikasi digital
Previous Post

Lawan Penuaan, Ini Lima Tips Mengencangkan Kulit Wajah

Next Post

BNB Luncurkan Foundation dan Concealer dalam Satu Kemasan

redaksi -

redaksi -

Related Posts

Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun
Ekonomi

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024
Megapolitan

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37
Megapolitan

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06
Megapolitan

Perampokan Brutal di Cikarang, Wanita 42 Tahun Diserang 

8 Oktober 2026 09:43
Vonis Ade Kuswara Kunang Inkrah, Kursi Bupati Bekasi Berganti
Megapolitan

Vonis Ade Kuswara Kunang Inkrah, Kursi Bupati Bekasi Berganti

5 Oktober 2026 09:56
Next Post

BNB Luncurkan Foundation dan Concealer dalam Satu Kemasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Dua Parfum Baru dari Braven, Bikin Pria Makin Percaya Diri

16 Juli 2024 17:40

Baru Buka di Pondok Indah Mall 1, Main Asik di Kidzlandia Yuk!

11 Februari 2023 13:30

Pameran Indonesia Asean Stationery & Gift Expo Siap Digelar di Jiexpo

5 September 2024 00:00

Pemilu 2024, Novel Siap Menangkan Partai Golkar

17 Januari 2023 16:19
Air Kali Bekasi Tercemar, Berikut Imbauan PDAM Bekasi

Bekasi Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran Kali Bekasi dari Perbatasan Bogor

2
Mantan Direksi BUMD di Bekasi Ditahan

Mantan Direksi BUMD di Bekasi Ditahan

2
Israel Siapkan Serangan Malam, Hamas Siaga Tingkat Tinggi

Hamas Klaim Mampu Hancurkan Tel Aviv dengan 130 Rudal Per Menit

1

Ingin Wajah Bebas Flek? Ini 3 Tips Paling Efektif yang Harus Dicoba

1
Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06

Beritaa Terkini

Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06
INDOPOS ONLINE

Follow Us

  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com

No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com