• Blog
  • Contacts Us
  • Home
    • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • INDOPOS ONLINE
  • Instagram
  • My Bookmarks
  • Redaksi
  • Sample Page
INDOPOS ONLINE
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
INDOPOS ONLINE
No Result
View All Result
Home Nasional

PPP Juga Protes Nama KH Hasyim Asy’ari Tak Masuk Kamus Sejarah

redaksi - by redaksi -
21 April 2021 16:25
in Headline, Nasional
0
PPP Juga Protes Nama KH Hasyim Asy’ari Tak Masuk Kamus Sejarah

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi

11
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi, angkat bicara atas hilangnya nama KH Hasyim Asy’ari dari kamus sejarah. Meski Kemendikbud menjelaskan itu adalah dokumen yang tak pernah dikeluarkan secara resmi, tetapi pria yang dekat dipanggil Awiek itu masih menyesalkan hilangnya nama itu.

“Fraksi PPP menyesalkan dan protes keras hilangnya nama Hadaratus Syaikh Hasyim Asy’ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I yang diedarkan Kemendikbud,” kata Awiek, Rabu, 21 April 2021.

Baca juga: Kabareskrim Usul Pencabutan Paspor Jozeph Paul Zhang ke Imigrasi

Alasan yang menyebutkan hal tersebut adalah ketidaksengajaan, menurut Awiek, masih perlu didalami kembali. Karena KH Hasyim Asy’ari ialah figur bangsa yang paling berjasa untuk Indonesia karena itu benar-benar mengejutkan jika namanya hilang dalam sejarah.

“Ingat KH Hasyim Asy’ari itu tokoh bangsa, karena itu benar-benar tidak masuk akal kalau alasannya karena lupa. Hal itu pantas diperhitungkan sebagai usaha untuk hilangkan tapak jejak sejarah tokoh Islam pendiri NU dari daya ingat angkatan muda di depan,” katanya.

Alasan lain yang mengatakan ini adalah draft dan belum disebarkan dengan cara resmi, menurut Awiek, juga harus didalami pantas. Kemendikbud dipandang tidak professional dalam mengurus arsip.

Baca juga: Sehari 2000 Orang Meninggal di India Akibat Covid-19

“Alasan jika buku itu belum diciptakan dan baru draft, malah ini makin memperlihatkan ketidakprofesionalan Kemendikbud. Andaikan draft itu tidak tersebar jadi tidak bakal ada kontrol dari warga dan kamus itu akan tercetak tanpa mengikutkan nama KH. Hasyim Asyari,” katanya.

Menurut Awiek, permasalahan ini jangan terulang kembali. Untuk yang akan datang, Kemendikbud diharapkan lebih jeli. “Fraksi PPP minta petinggi berkuasa bertanggungjawab atas keteledoran ini. Karena ini sekalian memperlihatkan ketidakprofresionalan petinggi di Kemendikbud,” katanya.

Tags: kh hasyim asy'aripppsejarah
Previous Post

Bocoran SUV Terbaru yang Dikeluarkan Honda Tahun Depan

Next Post

Pulang Kampung Lebih Awal Pilihan Pemudik

redaksi -

redaksi -

Related Posts

Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun
Ekonomi

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024
Megapolitan

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37
Megapolitan

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06
Megapolitan

Perampokan Brutal di Cikarang, Wanita 42 Tahun Diserang 

8 Oktober 2026 09:43
Vonis Ade Kuswara Kunang Inkrah, Kursi Bupati Bekasi Berganti
Megapolitan

Vonis Ade Kuswara Kunang Inkrah, Kursi Bupati Bekasi Berganti

5 Oktober 2026 09:56
Next Post
Pulang Kampung Lebih Awal Pilihan Pemudik

Pulang Kampung Lebih Awal Pilihan Pemudik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Dua Parfum Baru dari Braven, Bikin Pria Makin Percaya Diri

16 Juli 2024 17:40

Baru Buka di Pondok Indah Mall 1, Main Asik di Kidzlandia Yuk!

11 Februari 2023 13:30

Pameran Indonesia Asean Stationery & Gift Expo Siap Digelar di Jiexpo

5 September 2024 00:00

Pemilu 2024, Novel Siap Menangkan Partai Golkar

17 Januari 2023 16:19
Air Kali Bekasi Tercemar, Berikut Imbauan PDAM Bekasi

Bekasi Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran Kali Bekasi dari Perbatasan Bogor

2
Mantan Direksi BUMD di Bekasi Ditahan

Mantan Direksi BUMD di Bekasi Ditahan

2
Israel Siapkan Serangan Malam, Hamas Siaga Tingkat Tinggi

Hamas Klaim Mampu Hancurkan Tel Aviv dengan 130 Rudal Per Menit

1

Ingin Wajah Bebas Flek? Ini 3 Tips Paling Efektif yang Harus Dicoba

1
Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06

Beritaa Terkini

Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06
INDOPOS ONLINE

Follow Us

  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com

No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com