Jawa Tengah – Gunung Merapi semburkan lava pijar ke arah tenggara dan barat daya sebanual sembilan kali guguran pada Sabtu. Gunung Merapi sudah terpantau aktid sejak Jumat kemarin.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tekhnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menyebut, guguran lava pijar ke arah barat daya meluncur sebanyak enam.kali dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter.
Baca juga: Gunung Merapi Semburkan Awan Panas
Sementara, guguran lava ke arah tenggara meluncur sebanyak tiga kali dengan jarak maksimum 1.200 meter. “Teramati asap kawah berwarna putih, 100 meter di atas puncak kawah,” kata Hanik, dalam keterangan resminya, Sabry 17 Juli 2021.
Bukan hanya guguran lava pijar, Merapi juga mengalami 51 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-31 milimeter selama 22.6-100 detik, delapan kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-7 milimeter (mm) selama 11-15.6 detik.
Baca juga: Gunung Sinabung Dua Kali Erupsi
Kemudian, 33 gempa fase banyak dengan amplitudo 3-16 milimeter (mm) selama 5.5-7.8 detik dan delapan kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 40-75 milimeter (mm) selama 8.6-11.2 detik.
Selama periode pengamagan pada Jumat malam, pukul 18.00 – 24.00, Gunung Merapi mencatat 11 kali telah luncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya dan 9 kali ke tenggara sejauh 1.200 meter. (cuy)



















