• Blog
  • Contacts Us
  • Home
    • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • INDOPOS ONLINE
  • Instagram
  • My Bookmarks
  • Redaksi
  • Sample Page
INDOPOS ONLINE
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
INDOPOS ONLINE
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemerintah Gandeng Perusahaan Teknologi Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional

redaksi - by redaksi -
25 Agustus 2021 14:35
in Ekonomi, Headline
0

FOTO Ist

11
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Data DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) menyatakan, ada sekitar lima juta pedagang pasar dari 12 juta atau 43 persen pedagang pasar tradisional di berbagai daerah terpaksa tutup akibat sepinya pasar dan minimnya pembeli semenjak pandemi.

Dukungan terhadap pasar tradisional yang terdampak pandemi dinilai mendesak serta perlu menjadi perhatian, khususnya dari pemerintah dan berbagai aktor termasuk platform digital. Pemanfaatan platform digital dinilai dapat membantu kebangkitan pasar tradisional yang mengalami penurunan pendapatan karena pembatasan mobilitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Presiden Jokowi sebelumnya telah menginstruksikan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk melakukan digitalisasi pasar rakyat. Langkah ini penting dilakukan sebagai antisipasi agar pedagang pasar tradisional juga bisa bersaing dengan pedagang yang menjajakan barangnya secara online.

Hal ini karena Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), termasuk pasar tradisional, memiliki peranan yang sangat krusial untuk perekonomian nasional. Dari sekitar 64,2 juta UMKM yang ada, tercatat UMKM memberikan kontribusi terhadap PDB Indonesia lebih dari 60 persen.

Baca juga: Inovatif, Sinar Mas Land dan Chandra Asri Manfaatkan Sampah Plastik Jadi Aspal

Merujuk data BPS tahun 2019, jumlah pasar tradisional di Indonesia telah mencapai 15.657 unit dengan jumlah pedagang sebanyak 2.818.260.

Kemendag menyatakan akan segera menyinergikan pasar offline menjadi online. Langkah awalnya dimulai dari menghimpun data pasar-pasar rakyat.

Kemendag juga menggandeng perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia, sebagai mitra strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Peningkatan Daya Saing dan Penyediaan Fasilitas Ruang Promosi melalui Digitalisasi Pasar Rakyat dengan Memanfaatkan Aplikasi Tokopedia.

Melalui kemitraan ini, Tokopedia akan memberikan fasilitas ruang promosi melalui pembukaan akun pasar rakyat di platform Tokopedia. ”Kerja sama ini diharapkan dapat membantu para pedagang pasar rakyat dalam meningkatkan penjualannya secara daring,” kata Wamendag, Jerry Sambuaga.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Jakarta Tembus 8,8 Juta Orang

Saat ini, sejumlah pasar tradisional telah bergabung di Tokopedia. Ada Pasar Cikurubuk di Tasikmalaya, Pasar Sabilulungan di Kabupaten Bandung, Pasar Cihapit di Kota Bandung, Pasar Beringharjo di Yogyakarta, Pasar Anyar di Tangerang, Pasar Kampung Baru dan Pasar Pa’baeng-baeng Timur di Makassar dan yang terbaru Pasar Oro-oro Dowo di Malang.

Sejak punya kanal digital di Tokopedia, Pasar Sabilulungan yang telah menyokong ratusan pedagang setempat, mencacatkan peningkatan jumlah pesanan hingga lebih dari 2x lipat selama kuartal I 2021. Di sisi lain, jumlah pesanan di Pasar Cikurubuk naik lebih dari 4x lipat dibandingkan sebelumnya.

Selain Tokopedia, perusahaan Indonesia lain yang juga mendorong digitalisasi pasar tradisional ada Gojek – lewat program Go-Shop – yang membantu para pembeli menjangkau pasar tradisional di Jabodetabek dan Yogyakarta. Sementara tahun lalu, Telkom pun meluncurkan aplikasi Lapak Ibu, aplikasi digitalisasi pasar untuk memudahkan pedagang pasar dan pembeli untuk bertransaksi.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga membantu para pedagang di pasar tradisional untuk beradaptasi dengan normal baru. Adaptasi ini salah satunya melalui transaksi perdagangan secara virtual dengan para pembeli melalui platform daring. (any)

Tags: DPP IKAPPIindoposonline
Previous Post

Israel Tembak Mati Pemuda Palestina

Next Post

Primaya Hospital dan GE Healthcare Jalin Kerja Sama Strategis

redaksi -

redaksi -

Related Posts

Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun
Ekonomi

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024
Megapolitan

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37
Megapolitan

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06
Megapolitan

Perampokan Brutal di Cikarang, Wanita 42 Tahun Diserang 

8 Oktober 2026 09:43
Vonis Ade Kuswara Kunang Inkrah, Kursi Bupati Bekasi Berganti
Megapolitan

Vonis Ade Kuswara Kunang Inkrah, Kursi Bupati Bekasi Berganti

5 Oktober 2026 09:56
Next Post

Primaya Hospital dan GE Healthcare Jalin Kerja Sama Strategis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Dua Parfum Baru dari Braven, Bikin Pria Makin Percaya Diri

16 Juli 2024 17:40

Baru Buka di Pondok Indah Mall 1, Main Asik di Kidzlandia Yuk!

11 Februari 2023 13:30

Pameran Indonesia Asean Stationery & Gift Expo Siap Digelar di Jiexpo

5 September 2024 00:00

Pemilu 2024, Novel Siap Menangkan Partai Golkar

17 Januari 2023 16:19
Air Kali Bekasi Tercemar, Berikut Imbauan PDAM Bekasi

Bekasi Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran Kali Bekasi dari Perbatasan Bogor

2
Mantan Direksi BUMD di Bekasi Ditahan

Mantan Direksi BUMD di Bekasi Ditahan

2
Israel Siapkan Serangan Malam, Hamas Siaga Tingkat Tinggi

Hamas Klaim Mampu Hancurkan Tel Aviv dengan 130 Rudal Per Menit

1

Ingin Wajah Bebas Flek? Ini 3 Tips Paling Efektif yang Harus Dicoba

1
Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06

Beritaa Terkini

Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06
INDOPOS ONLINE

Follow Us

  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com

No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com