• Blog
  • Contacts Us
  • Home
    • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • INDOPOS ONLINE
  • Instagram
  • My Bookmarks
  • Redaksi
  • Sample Page
INDOPOS ONLINE
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi
No Result
View All Result
INDOPOS ONLINE
No Result
View All Result
Home Nasional

Resesi Didepan Mata, Ekonomi Digital Dinilai jadi Solusi Terbaik

redaksi - by redaksi -
30 November 2022 21:56
in Headline, Nasional
0

FOTO Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-Ditengah situasi geopolitik yang tidak stabil, perang antara Rusia dan Ukraina yang tak berkesudahan, ditambah dengan Pandemi COVID-19, 2023 diwarnai isu resesi global. Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi Informatika (Kemenkominfo) Ismail menilai ekonomi digital bisa menjadi solusi di tengah ancaman

Menurut dia, aktivitas kehadiran dan ekonomi masyarakat saat ini sangat bergantung pada ekonomi digital. “Ruang digital mampu berikan alternatif dan efektifitas efisiensi dalam berbagai macam aktivitas ekonomi dari produksi, marketing, pembiayaan hingga distribusi,” ujarnya dalam acara IndoTelko Forum bertajuk ‘Strategi Industri Digital Indonesia Hadapai Resesi Global’ yang digelar secara virtual, Rabu (30/11/2022).

Dia menambahkan Indonesia jangan sampai terjebak dalam resesi global yang saat ini dihadapi oleh banyak negara. Dia menjelaskan, industri telekomunikasi dalam Information and Communication Technology (ICT) justru kini jadi pelaku utamanya.

Baca juga: P&G Luncurkan Neurometer, Alat Deteksi Dini Neuropati Diabetik

Sehingga semua yang terlibat dalam ICT itu perlu melakukan perubahan pendekatan agar tadinya menjadi tumpuan industri ICT pada telco operators, sekarang berpindah ke layer berikutnya, yakni layer platform, aplikasi, dan konten. “Semua pihak harus mengakomodasi perubahan bisnis model ini tidak terkecuali pemerintah,” tandasnya.

Dia menyarankan, agar pemerintah harus melakukan pendekatan baru agar perubahan itu bisa menjamin keberlangsungan industri digital di tanah air.

Salah satunya dengan melakukan deregulasi. Berbagai macam regulasi yang dahulu dianggap sebagai hambatan bagi pelaku industri dalam melakukan usaha, saat ini sudah dipermudah dengan hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja. “Undang-Undang Cipta Kerja ini memungkinkan terciptanya kolaborasi di sektor telko, seperti sharing infrastruktur sampai dengan spektrum sharing,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, UU Cipta Kerja juga berikan ruang pemerintah pusat dan daerah melakukan perubahan posisi jadi fasilitator, yakni berikan kemudahan pelaku industri telko, misal untuk perizinan hingga tarif. “UU Cipta kerja juga lakukan analog switch off di dunia penyiaran, agar tersedianya spektrum frekuensi radio &00 Mhz untuk bantu operator seluler gelar infrastrukturnya lebih efisien,” tukasnya.

Baca juga: Kementrian PPPA Percepat Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Lewat Digitalisasi Ekonomi

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Ririek Adriansyah mengungkapkan, dalam menghadapi ancaman resesi global, industri telekomunikasi di seluruh dunia telah melakukan berbagai strategi. Salah satunya relying business telekomunikasi yang tadinya di dalam satu group, kemudian dipisahkan berdasarkan masing-masing portofolio, seperti tower, fiber, data center dan lainnya yang tujuan akhirnya adalah mendorong efisiensi.

“Strategi ini dilakukan untuk meningkatkan valuasi aset dan membuka peluang untuk network sharing dalam rangka mendorong efisiensi,” imbuhnya.

Ririek yang juga merupakan direktur utama Telkom Indonesia menambahkan, perusahaan telekomunikasi Indonesia saat ini juga melakukan konsolidasi dan akuisisi sebagai usaha untuk meningkatkan efisiensi dan meningkatkan layanan kepada pelanggan. “Kami juga melakukan berbagai partnership dengan perusahaan digital terkemuka di dunia di bidang cloud, IT, data center dan sebagainya,” jelasnya.

Diakui Ririek, saat ini seluruh dunia tengah bersiap menghadapi ancaman resesi global. Berbagai indikasi resesi ditunjukkan dengan inflasi tinggi, serta pertumbuhan ekonomi rendah atau cenderung stagnan di berbagai dunia.

Ririk mengatakan dampak resesi diperkirakan tidak terlalu berat bagi Indonesia. Namun berbagai ancaman resesi ini turut menambah tantangan pada industri telekomunikasi di Indonesia. Antara lain pertumbuhan bisnis melambat karena konsumsi pelanggan menurun, harga layanan data semakin rendah, serta biaya operasional dan capital expenditure (capex) yang meningkat. Namun ATSI tetap optimistis masih banyak peluang dan ruang pertumbuhan di pasar Indonesia yang dapat menggerakkan pertumbuhan industri tetap positif.

“Industri telekomunikasi Indonesia telah melakukan berbagai langkah untuk menghadapi tantangan industri dan ancaman resesi global berdasarkan benchmark dari para perusahaan telko di dunia yang lebih dulu menjalaninya. Dengan sinergi dan kolaborasi industri telekomunikasi Indonesia, kami yakin kita dapat bertahan menghadapi berbagai tantangan ke depan, serta terus mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi yang lebih sehat,” pungkasnya. (any)

Tags: indoposonlineResesi
Previous Post

Kominfo Kembali Gelar Forum SPBE dan Smart City

Next Post

Jangan Asal Klik, Ini Bahaya di Balik “Streaming” Ilegal

redaksi -

redaksi -

Related Posts

Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun
Ekonomi

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024
Megapolitan

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37
Megapolitan

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06
Megapolitan

Perampokan Brutal di Cikarang, Wanita 42 Tahun Diserang 

8 Oktober 2026 09:43
Vonis Ade Kuswara Kunang Inkrah, Kursi Bupati Bekasi Berganti
Megapolitan

Vonis Ade Kuswara Kunang Inkrah, Kursi Bupati Bekasi Berganti

5 Oktober 2026 09:56
Next Post

Jangan Asal Klik, Ini Bahaya di Balik “Streaming” Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Dua Parfum Baru dari Braven, Bikin Pria Makin Percaya Diri

16 Juli 2024 17:40

Baru Buka di Pondok Indah Mall 1, Main Asik di Kidzlandia Yuk!

11 Februari 2023 13:30

Pameran Indonesia Asean Stationery & Gift Expo Siap Digelar di Jiexpo

5 September 2024 00:00

Pemilu 2024, Novel Siap Menangkan Partai Golkar

17 Januari 2023 16:19
Air Kali Bekasi Tercemar, Berikut Imbauan PDAM Bekasi

Bekasi Telusuri Dugaan Sumber Pencemaran Kali Bekasi dari Perbatasan Bogor

2
Mantan Direksi BUMD di Bekasi Ditahan

Mantan Direksi BUMD di Bekasi Ditahan

2
Israel Siapkan Serangan Malam, Hamas Siaga Tingkat Tinggi

Hamas Klaim Mampu Hancurkan Tel Aviv dengan 130 Rudal Per Menit

1

Ingin Wajah Bebas Flek? Ini 3 Tips Paling Efektif yang Harus Dicoba

1
Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06

Beritaa Terkini

Dalam Sepekan Aliran Modal Asing Guyur Indonesia hingga Rp1,97 Triliun

BI: Ekonomi Global Masih Lesu, Inflasi 4,6 Persen

21 Oktober 2026 19:07
Berikut Jadwal Pemilu dan Pilkada 2024

Puluhan Aduan Sangketa Pilkades di Bekasi Diproses

21 Oktober 2026 18:41
Prakiraan Cuaca Bekasi Selasa 3 Februari: Sebagian Besar Berawan

Prakiraan Cuaca Bekasi 15 Oktober 2026, Suhu Panas

15 Oktober 2026 08:37

Opsen PKB Berubah, Kabupaten Bekasi Terancam Kehilangan Rp62,4 Miliar

12 Oktober 2026 11:06
INDOPOS ONLINE

Follow Us

  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com

No Result
View All Result
  • Baranda
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Internasional
  • Video
    • Instagram
  • Bekasi
  • Redaksi

© 2023 indoposonline.com