BEKASI – DPRD Kota Bekasi berencana memanggil Dinas Perhubungan untuk membahas polemik operasional bus Trans Beken yang belakangan menuai pro dan kontra. Pemanggilan tersebut dilakukan agar pihak legislatif mendapatkan penjelasan langsung dari jajaran eksekutif.
Sebelumnya, ratusan pengemudi angkutan kota menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa lalu sebagai bentuk penolakan terhadap pengoperasian bus Trans Beken di sejumlah trayek.
Baca juga: Duta Besar RI untuk Filipina Agus Widjojo Tutup Usia di RSPAD
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, mengatakan pihaknya ingin mengetahui secara jelas kebijakan yang diambil pemerintah daerah terkait layanan transportasi tersebut.
Menurut Sardi, pertemuan dengan Dinas Perhubungan diharapkan dapat menghasilkan solusi yang tidak merugikan pihak mana pun, baik sopir angkot maupun pengembang sistem transportasi di Kota Bekasi.
Baca juga: Bayi Baru Lahir Ditemukan Didalam Kamar Apartemen
Ia menegaskan, kebijakan transportasi harus mampu menciptakan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus menjaga kesejahteraan para pelaku usaha transportasi. Karena itu, setiap keputusan perlu dipertimbangkan secara matang.
Selain itu, DPRD juga mendorong Pemerintah Kota Bekasi agar melibatkan masyarakat serta pelaku transportasi dalam proses perumusan kebijakan ke depan. Usai rapat dengan Dinas Perhubungan, DPRD berencana menyusun sejumlah rekomendasi, meski keputusan akhir tetap berada di ranah eksekutif. (put)


















