BEKASI – Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Bekasi diperkirakan mulai mengalami peningkatan pada akhir pekan ini. Aparat kepolisian memprediksi pemudik sudah mulai melintas sejak Jumat hingga Sabtu dan Minggu sebagai bagian dari gelombang pertama mudik.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi, Sugihartono, mengatakan peningkatan arus kendaraan diperkirakan mulai terlihat pada Jumat, 13 Maret 2026.
Baca juga: Tempat Pembuangan Sampah Milik Warga Jakarta Longsor
“Kami perkirakan Jumat sudah ada peningkatan pemudik, lalu di hari Sabtu dan Minggu masuk gelombang pertama, dan sekarang kami sudah menempatkan sejumlah personel di posko Operasi Ketupat 2026,” ujar Sugihartono.
Menurutnya, lonjakan pemudik tahun ini diperkirakan terbagi dalam dua gelombang. Hal itu dipengaruhi oleh adanya libur sekolah serta kebijakan work from anywhere (WFA) yang memungkinkan sebagian pekerja beraktivitas dari lokasi mana saja.
Baca juga: Jalur Mudik di Lintasan Pantura Masih Rusak
Sugihartono menjelaskan, gelombang pertama mudik diperkirakan didominasi oleh kalangan orang tua yang memanfaatkan masa libur sekolah, termasuk pekerja yang telah mengambil cuti lebih awal serta aparatur sipil negara yang memanfaatkan kebijakan WFA.
Sementara itu, gelombang kedua diprediksi terjadi mendekati Hari Raya Idulfitri atau sekitar H-2 Lebaran.
“Gelombang kedua biasanya terjadi mendekati hari raya, sekitar dua hari sebelum Lebaran,” katanya.
Di wilayah Kabupaten Bekasi, terdapat dua jalur utama yang diperkirakan menjadi lintasan para pemudik. Untuk kendaraan roda dua, pemudik umumnya melintas melalui Jalan Inspeksi Kalimalang.
Sedangkan kendaraan roda empat atau lebih banyak menggunakan jalur tol, terutama melalui Tol Jakarta Cikampek yang menjadi salah satu jalur utama mudik ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur. (nay)















