JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tangan atau OTT. Kali ini, operasi tersebut digelar di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (3/3/2026), Budi menyebut salah satu pihak yang diamankan adalah Fadia Arafiq selaku Bupati Pekalongan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Bekasi 25 Februari, Hujan Ringan dan Berpotensi Berawan
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, setelah diamankan di Pekalongan, pihak-pihak yang terjaring OTT langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik KPK.
“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi.
Baca juga: Kepala Pajak Jakarta Utara Terjaring OTT KPK
Meski demikian, Budi belum merinci siapa saja pihak lain yang ikut diamankan dalam operasi tersebut. Ia juga belum mengungkap perkara apa yang tengah diusut dalam OTT tersebut.
“Kami akan menyampaikan secara lengkap setelah proses pemeriksaan awal selesai,” tambahnya.
Sesuai dengan ketentuan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT. Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa sambil menunggu hasil gelar perkara. (nay)


















