BEKASI – Ribuan pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan yang tidak aktif. Kondisi ini terjadi akibat belum dibayarkannya premi karyawan untuk bulan Maret oleh pihak manajemen.
Tercatat sekitar 1.400 karyawan terdampak dalam persoalan ini. Akibatnya, para pegawai tidak dapat menggunakan fasilitas BPJS untuk kebutuhan pengobatan.
Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Ex Bupati Bekasi Melebar ke Aset
“Alasannya karena ada masalah dari pihak bank, dan kami baru mengetahui hal ini pada 1 April kemarin,” ujar salah satu karyawan yang enggan disebutkan namanya.
Namun demikian, sejumlah pegawai menduga keterlambatan pembayaran tersebut tidak semata-mata disebabkan oleh faktor eksternal. Mereka menilai ada kemungkinan persoalan internal dalam pengelolaan administrasi pembayaran yang belum berjalan optimal.
Baca juga: Kebijakan Aturan WFH ASN di Bekasi Berubah-ubah
Situasi ini membuat karyawan merasa khawatir, terutama jika sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan. Pasalnya, status kepesertaan BPJS yang tidak aktif membuat mereka tidak bisa mengakses layanan medis seperti biasa.
“Kami berharap masalah ini segera diselesaikan, karena menyangkut kebutuhan kesehatan karyawan,” katanya.
Pihak manajemen sendiri disebut telah berkomitmen untuk segera menuntaskan kewajiban pembayaran premi. Dengan demikian, status kepesertaan BPJS para karyawan diharapkan dapat kembali aktif dan bisa digunakan sebagaimana mestinya. (put)


















