Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersana unsur musyawarah pimpinan daerah (Muspida) melakukan rapat koordinasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2022).
Koordinator Analisis Data Pusdatin l, Farida Sibuea memaparkan, berdasarkan data yang diterima oleh Pusdatin, capaian target vaksinasi lansia belum mencapai target yang ditentukan.
Baca juga: Pemkot Bekasi Ajak Warga Berkolaborasi Terkait Pengelolaan Sampah
“Dari data yang kami terima, pencapaian target vaksinasi lansia belum mencapai target, yaitu 80 persen dari total yang ditargetkan,” papar Farida.
Sementara itu Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhiato mengatakan bahwa ada ketidakcocokan data Dukcapil tingkat kota dan Dukcapil Pusat sehingga target pencapaian di Kota Bekasi rendah.
Baca juga: Makuku Siap Unggul Sebagai Pemain Ritel Kebutuhan Ibu dan Bayi Premium di Indonesia
“Dari yang saya lihat antara data Dukcapil Pusat dan hasil verifikasi camat dan lurah di Kota Bekasi, data tidak sinkron karena banyak status data yang berubah. Banyak yang telah meninggal dan banyak juga warga yang meninggal tidak melaporkan untuk pembuatan akta kematiannya. Ada juga yang sudah pindah domisili,” jelasnya.
Selain itu, Tri menambahkan, kendala yang dihadapi petugas di di lapangan. Banyak ditemukan warga yang tidak lolos skrining, hal itu menjadi salah satu faktor tidak tercapainya target vaksinasi lansia.
“Kita juga banyak menemukan warga yang tidak lolos skrining, dari yang hipertensi, diabetes, dan penyakit bawaan lainnya. Itu menjadi salah satu faktor kita belum mencapai target,” ucap Tri. (adv/humas)
















