BEKASI – Seluruh korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang sempat menjalani perawatan di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dipastikan telah dipulangkan.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Sudirman, mengatakan pasien terakhir korban kecelakaan kereta dipulangkan pada Selasa, 12 Mei 2026.
“Sudah pulang semua,” kata Sudirman.
Baca juga: Usai Tabrakan, KA Argo Bromo Berganti Nama
Ia menjelaskan, meski para korban telah kembali ke rumah masing-masing, pihak rumah sakit tetap mewajibkan pasien menjalani kontrol rutin sesuai perkembangan kondisi kesehatan mereka.
“Iya kontrol, sesuai perkembangan penyakitnya,” ujarnya.
Insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur sebelumnya menjadi perhatian publik karena menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka.
Baca juga: Perkuat Momentum Pertumbuhan Properti, LPCK Perbarui Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris
Berdasarkan data penanganan korban, total terdapat 54 orang yang mendapatkan perawatan medis di RSUD Kota Bekasi akibat kecelakaan tersebut.
Dari jumlah itu, sebanyak 27 pasien sempat menjalani rawat inap karena mengalami luka serius, sementara 20 korban lainnya hanya menjalani rawat jalan.
Selain itu, tiga pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain untuk mendapatkan penanganan lanjutan. RSUD Kota Bekasi juga mencatat satu korban meninggal dunia setelah sempat dirawat intensif di rumah sakit.
Sementara tiga korban lainnya dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit atau dead on arrival (DOA). Secara keseluruhan, kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur tersebut menyebabkan total 16 orang meninggal dunia. (nay)



















