JAKARTA – Pekerja di sektor rantai pasok dan logistik nasional membentuk Koperasi Karyawan Forwarder Indonesia (Kopkar Forindo) sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan ekonomi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri logistik.
Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi jaring pengaman bagi para pekerja freight forwarding dan jasa pengurusan transportasi (JPT).
Ketua Umum Kopkar Forindo, Muhajir, mengatakan koperasi tersebut dibentuk sebagai wadah ekonomi bersama yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan, perlindungan sosial, dan pengembangan profesional pekerja logistik di Indonesia. Menurutnya, Kopkar Forindo hadir sebagai mitra strategis yang mendukung terciptanya ekosistem industri yang sehat dan berkelanjutan.
Baca juga: Dana Hibah RW Rp100 Juta di Kota Bekasi Seret
Muhajir menegaskan bahwa koperasi ini bukan dibentuk untuk berhadapan dengan perusahaan maupun asosiasi pengusaha.
Sebaliknya, Kopkar Forindo berupaya menjadi jembatan yang menjaga keseimbangan hubungan industrial antara pekerja dan perusahaan. Ia menilai perusahaan yang sehat membutuhkan pekerja yang sejahtera, sehingga keduanya harus tumbuh bersama.
Baca juga: Empat Kelurahan di Bekasi Terendam Banjir Kiriman
Pembentukan Kopkar Forindo dinilai relevan seiring perubahan besar yang terjadi di industri logistik, mulai dari digitalisasi layanan, perubahan regulasi, meningkatnya persaingan global, hingga penyesuaian terhadap Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko sosial dan ekonomi bagi para pekerja di sektor logistik.
Selain menyediakan layanan ekonomi bagi anggota, Kopkar Forindo juga menyiapkan berbagai program strategis seperti dana solidaritas, pendampingan hukum, bantuan darurat bagi pekerja terdampak krisis perusahaan, pendidikan anak anggota, sertifikasi kompetensi profesi, hingga pengembangan usaha produktif bagi keluarga pekerja.
Ke depan, Kopkar Forindo menargetkan perluasan jaringan secara nasional melalui sistem digital terintegrasi. Dengan langkah tersebut, pekerja freight forwarding di berbagai daerah di Indonesia diharapkan dapat memperoleh manfaat yang merata, sekaligus memperkuat solidaritas dan keberlanjutan sektor logistik nasional. (nay)




















Comments 1