BEKASI – Dua desa di Kabupaten Bekasi mengalami kekeringan akibat berkurangnya ketersediaan air bersih. Sebanyak 909 kepala keluarga (KK) terdampak dan kini mendapatkan bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.
Dua wilayah yang terdampak tersebut berada di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, dan Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru. Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD Kabupaten Bekasi telah menyalurkan 65.000 liter air bersih menggunakan delapan unit mobil tangki.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan distribusi air bersih telah dilakukan sejak awal Juni dan terus berlanjut sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Lippo Cikarang Cosmopolis Hadirkan Art District 2026
“Sejak 9 Juni hingga 17 Juni 2026, kami telah menyalurkan 65.000 liter air bersih kepada 909 kepala keluarga,” ujar Dodi.
Menurutnya, bantuan air bersih akan terus disalurkan selama warga masih membutuhkan. Masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dapat mengajukan permohonan melalui Call Center BPBD atau melalui pemerintah desa untuk diteruskan ke BPBD Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Gara-gara Ini ASN di Bekasi Diberhentikan
BPBD juga mengimbau warga segera melapor apabila persediaan air diperkirakan hanya cukup untuk satu hingga dua hari. Laporan tersebut akan menjadi dasar koordinasi dengan pemerintah desa agar distribusi air bersih dapat segera dilakukan kembali.
Selain menyiapkan pasokan air bersih, BPBD Kabupaten Bekasi juga menyiagakan delapan unit mobil tangki beserta personel untuk mempercepat penanganan kekeringan di wilayah terdampak. (nay)



















