DUNIA – Mantan kepala militer Gadi Eisenkot buka suara setelah bloknya unggul dari koalisi Perdana Menteri Benyamin Netanyahu dalam perolehan suara exit pool sementara.
Dia mengatakan, hasil pemungutan suara sementara menunjukan sikap minim kepercayaan masyarakat terhadap Netanyahu. Hal itu dikatakannya kepada Selasa 27 Oktober 2026.
“Hasil exit poll menunjukkan kurangnya kepercayaan warga sepenuhnya terhadap Netanyahu dan pemerintahan 7 Oktober,” ucapnya, seperti dikutip AFP.
Baca juga: Gencatan Senjata Berlaku, Hamas Klaim Menang
Di lokasi terpisah, Eisenkot juga menambahkan, masyarakat Israel sudah tidak puas dengan pemerintahan Netanyahu dan memilih adanya perubahan.
Bukan hanya itu, Eisenkot memberi peringatakan kepada Netanyahu agar tidak memakai isu keamanan Israel sebagai kendaraan politik.
Baca juga: Israel Tembak Mati Pemuda Palestina
“Netanyahu, jangan berani-beraninya Anda menggunakan keamanan Israel untuk kepentingan politik,” tukasnya.
Seperti yang diketahui, hasil pemungutan suara sementara yang dikeluarkan berbagai saluran TV Israel, blok pimpinan Eisenkot unggul tipis di pemilihan parlemen dengan kemenangan 53 kursi. Sebaliknya blok Netanyahu hanya menang 50 kursi.
Meski begitu, kedua blok itu belum ada yang mampu memenangkan mayoritas 61 kursi. Partai-partai Arab bisa memenuhi proyeksi itu dengan 17-18 kursi.
Hanya saja, dari blok Eisenkot dan Netanyahu belum ada keinginan kerjasama dengan partai Arab. Itu memungkinkan akan terjadi kesulitan membentuk pemerintahan.
Dan hitungan pahitnyam bila negosiasi pascapemilu gagal, Israel bisa berakhir dengan pemerintahan minoritas yang bergantung pada dukungan partai-partai di luar koalisi pemerintahan, atau berpotensi masuk ke putaran pemilu berikutnya. (nay)



















